MoU Antara FMIPA UNILA dengan Desa Binaan Brajaharjosari Kec Brajaselebah Lampung Timur

Lampung Timur, Hari Jum’at dan Sabtu (14-15 April 2017) Dekan FMIPA beserta rombongan  terdiri dari para Wakil Dekan dan Ketua Jurusan, serta  dosen jurusan Fisika, Kimia, Matematika, Biologi dan Ilmu Komputer berkunjung ke Desa Braja Harjosari dalam rangka penandatanganan perjanjian kerjasama dengan pihak-pihak terkait.

Bertempat di Balai Desa Braja Harjosari, penandatangan pertama kali antara FMIPA Unila (Dekan, Prof. Warsito, S.Si., DEA., Ph.D.) dengan Desa Braja Harjosari (Kepala Desa, Misbaqul Munir, S.Ag.), yang selanjutnya dilakukan penandatanganan kerjasama antara FMIPA Unila dan Dinas Sosial Lampung Timur (Kepala Dinas, Mahmud Yunus, SKM., M.MKm.). Kerjasama ini dilakukan dalam konteks kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat dimana para dosen ataupun mahasiswa FMIPA Unila dapat melakukan pengabdian masyarakat di desa tersebut.

Selain kedua pihak terkait tersebut, FMIPA Unila juga mengadakan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Desa Labuhan Ratu VII dengan lokasi penandatangan berada di Rumah Konservasi yang terletak di Desa Labuhan Ratu VII. Untuk Desa Labuhan Ratu VII, perjanjian kerjasama dilakukan oleh Kepala Desa Labuhan Ratu VII  Edi Sutanto, dengan disaksikan oleh para Ketua Jurusan dan Dosen FMIPA Unila, serta masyarakat sekitar.

Dekan berharap dengan adanya perjanjian kerjasama ini dapat memberikan dampak yang positif bagi keduabelah pihak, serta dapat terus berlanjut kedepannya. Mulai tahun 2018,  tiap tahun FMIPA Unila akan mengirim Dosen dan Mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian masayarakat maupun penelitian.

Desa Brajaharjosari dan Desa Labuhan Ratu VII sebelumnya merupakan desa binaan Jurusan Biologi FMIPA Unila yang sudah diinisiasi sejak tahun 2013, khususnya oleh dosen Biologi yaitu Bu Elyzarti, Bu Nuning Nurcahyani, Pak Priyambodo dan Pak Tugiono yang concern dengan masalah lingkungan.

Desa Brajaharjosari di kecamatan Brajaselebah merupakan Desa Wisata Binaan yang siap menerima turis lokal maupun mancanegara dengan program unggulan Agrowisata. Para turis diajak menikmati aktivitas petani seperti bersawah atau berkebun. Di desa ini terdapat kebun jambu kristal dimana pengunjung dapat memetik langsung dari pohonnya dengan harga 15 ribu per kilo. Adapun wisata budaya yang ada adalah adat kesenian Bali dimana masyarakat setempat berasal dari Bali yang hijrah (transmigrasi ) ke Lampung sekitar tahun 1964, demikian kata Pak Wayan Rute Yase salah seorang tokoh Bali di Desa Brajaharjosari. Saat kami berkunjung disuguhkan dengan tari-tari Bali seperti tari kencak, tari ngibing dll.

Desa Labuhan Ratu VII merupakan desa penyangga Taman Nasional Way Kambas, tempat melestarikan gajah lampung.

IMG_3981-300x200
(Dekan FMIPA Unila menandatangani MoU, disaksikan Kepala Desa Brajaharjosari)

IMG_4011-300x200
(Dekan FMIPA Unila menyerahkan plakat kenang-kenangan kepada Kepala Dinas Sosial Lampung Timur)

IMG_4015-300x200
(Foto bersama segenap Pimpinana FMIPA Unila dan Jajaran Perangkat Desa Setempat dan Dinas Lampung Timur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *